Seorang bupati yang sedang rajin-rajin belajar ngaji, demi tujuan politik yang ingin diraihnya, mendapat saran dari ustadznya. Setelah pak ustadz pulang, Sang Bupati memanggil pembantunya. "Onah, pergilah ke pasar. Belilah buah Amma tiga kilo."
Sang pembantu dengan bingung pergi ke pasar. Di jalan dia berpikir, "buah apa amma itu?" Aku baru sekarang mendengar namanya." Namun karena yang menyuruh tuannya sendiri, bupati lagi, maka ia memaksakan diri bertanya-tanya ke penjual buah di pasar. Semua penjual buah tidak tahu, buah apakah Amma itu. Onah menelpon majikannya, "Maaf, Pak. Buah Amma itu ga ada. Bahkan penjual buah pun tidak tahu. Kalau Bapak sudi memberi petunjuk, beritahu saya seperti apakah buah amma itu agar saya mudah mencarinya."
Sang Bupati menjawab, "Saya juga tidak tahu, Onah. Tapi kata Pak Ustadz, kalau saya ingin cepat bisa ngaji, saya harus beli juice amma. Tolonglah, cari sampai ketemu ya."
Bi Onah merusaha menahan tawa, takut ketahuan majikannya yang Bupati itu. Lalu ia mampir ke toko buku dan membeli satu set Juz 'Amma dengan terjemahannya. "Ada-ada aja", gerutunya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar